Skip to main content

Peluang bisnis jual sewa apartemen di Cikarang, dibangun Apartemen Mustika Golf Residence

Ada dua hal yang membuat kebutuhan apartemen di wilayah Cikarang, Bekasi, masih sangat tinggi. Pertama, jumlah ekspatriat di Bekasi yang kini mencapai 10.000 orang lebih.

Kedua, kebutuhan warga lokal yang memerlukan hunian vertikal yang eksklusif.

Demikian dikatakan Direktur Utama PT Menara Pelangi David Sudjana, terkait pembangunan Mustika Golf Residence (MGR) di kawasan Jalan Arifin C Noor, Kavling A.3A, Jababeka City, Cikarang. Proses pembangunannya baru memasuki tahap pemasangan tiang pancang pertama, Sabtu (30/8/2014).

"Permintaan masih cukup tinggi, terutama untuk memenuhi kebutuhan ekspatriat. Pasokan yang ada saat ini masih dirasakan kurang untuk kawasan Bekasi," kata David.

Menara Pelangi adalah anak perusahaan pengembang PT Mustika Land Group. Perusahaan tersebut berencana mulai membangun proyek hunian vertikal itu di atas lahan 4.800m2 milik Jababeka. Lahan itu dibelinya seharga Rp 5 - Rp 6 juta m2 pada 2012 lalu.

David mengatakan, apartemen tersebut akan terintegrasi dengan kawasan bisnis, komersial dan residensial. Bahkan, keuntungan kawasan ini semakin lengkap dengan dekatnya ke Plaza Indonesia Jababeka dan diapit 4 pintu tol Jakarta-Cikampek yaitu KM 29, KM 31.7 (Cikarang Barat), KM 34.7 (Cibatu) serta KM 37 (Cikarang Pusat).

David mengaku optimistis MGR akan dapat memenuhi konsumen. Menurutnya, komposisi konsumen terdiri dari 40 warga Jakarta, Cikarang dan Karawang, sedangkan 30 persen sisanya adalah ekspatriat asal Korea, Jepang dan negara Asia yang bekerja di kawasan Cikarang.
"Dari total unit yang telah kami rilis ke pasar, sampai saat ini setengahnya sudah terjual. Bahkan sudah ada beberapa kali kenaikan harga, dengan potensi capital gain 30 persen per tahunnya," katanya.

Dibangun 15 lantai dan terdiri dari 550 unit, Menara Pelangi membenamkan nilai investasinya hingga Rp25 miliar pada tanah dan Rp180 miliar pada konstruksi bangunan. David mengatakan, apartemen tersebut dipasarkan mulai harga dari Rp400 juta. Pihaknya sudah menunjuk perusahaan properti sekaligus konsultan terkemuka dunia, Colliers International sebagai pengelolanya.

Adapun saat ini perusahaan induk Menara Pelangi, PT Mustika Land, saat ini telah mengelola aset kurang lebih 3 juta m2 lahan dengan capaian pembangunan 20.000 rumah dan proyek komersial tersebar di kawasan Jabodetabek. Ke depan Mustika Land berencana melebarkan sayap usahanya dengan pengembangan properti baru di kawasan Bekasi, Bali, serta Jakarta Selatan.

Sumber:
Kompas

Comments

Popular posts from this blog

Amarillo Village dari Paramount Land dengan konsep Custom homes

Paramount Land kembali menggagas proyek baru dengan konsep compact dan custom homes di Amarillo Village, Gading Serpong. Ini adalah proyek rumah dengan desain yang dapat dipilih sesuai selera dan kebutuhan pribadi konsumennya. Direktur Paramount Land, Aryo Tri Ananto, menjelaskan Amarillo Village merupakan hunian yang membebaskan konsumen untuk merancang sendiri rumah sesuai keinginan dan kebutuhannya. Pihaknya menawarkan bermacam pilihan rancangan rumah dan desainnya. "Nanti didesain dengan tata letak ruang yang efisien dan lingkungan yang sehat," ujar Aryo, Kamis (30/7/2015). Proyek hunian tersebut menawarkan tiga alternatif desain yaitu france, modern, dan classic. Tiga desain tersebut termasuk tiga paket spesifikasi finishing, yaitu bare, standard dan deluxe yang disesuaikan dengan kebutuhan dan keinginan konsumen. Dengan tipe terdiri dari L5 (lebar 5m) dan L4 (lebar 4m), Paramount menawarkan harga hunian tersebut mulai Rp 600 jutaan sampai Rp 700 jutaan per unit. ...

Tips: Bagaimana cara agar KPR kita bisa disetujui Bank?

Suatu hari Ibu Niken gusar karena sudah 3 kali mengajukan kredit ke Bank untuk membeli rumahnya hasilnya selalu gagal. Padahal ibu usia 27 tahun ini memiliki suami dengan usaha toko  kelontong dengan pelanggan yang lumayan banyak. Beberapa waktu kemudian, tetangganya yang sudah berhasil mendapat KPR nya bertanya pada mereka : apakah ibu dan suami sudah membuat laporan keuangan tertulis dengan rapi  dan menyimpan uang hasil transaksi nya di Bank? Dengan rasa terkejut ibu Niken, berkilah bahwa mereka hampir tidak pernah menyimpan uang di Bank hasil penjualan atau modal, karena biasanya untuk ke Bank misalnya menyetor harus lama mengantri sementara waktu mereka sudah habis untuk melayani pelanggan dan mengurus anak-anak. Bagi Anda pemula dalam pengajuan KPR di Bank terutama pengusaha, perlu memiliki kebiasaan menabung dan transaksi di Bank, sehingga Bank akan mudah melihat perputaran uang Anda selama usaha berlangsung, selain pinjaman bisa diagunkan seperti rumah, namun...

Maya Persada Residence hunian di Jakarta Timur

Dijual rumah tipe cluster di jl. Lampiri Jaktim Keunggulan : Dari Lanud Halim: 12 menit Dari Cawang : 15 menit Dari pintu tol cikunir : 9 menit Dari pintu tol jatibening: 5 menit Spesifikasi bangunan: Carport: floor beton lapis keramik, Lantai dalam: keramik, Dinding: interior Batubata diplester dicat Hubungi : 081908222771 Rudi