Skip to main content

Setelah Perkantoran, JL. TB Simatupang Jakarta Selatan Dilanda Gelombang Hotel dan Apartemen

Dari sekian kawasan yang terhubung dengan jalur lingkar ( ring road ) Jakarta, koridor TB Simatupang tampil sebagai yang terdepan dan mewujud sebagai kawasan komersial dengan perkembangan paling pesat.

Mencermati kondisi aktual, kawasan ini merupakan kontributor utama ruang perkantoran di Jakarta Selatan dengan menguasai porsi pasokan sebesar 47 persen. Lima dari enam gedung perkantoran baru di luar pusat bisnis (CBD Jakarta) yang beroperasi pada 2013 berada di Simatupang.
Meskipun tidak bisa dibilang baru, beberapa gedung perkantoran di koridor ini masuk pasar secara berurutan.

Sebut saja Alamnda Tower and Oleos 2 pada 2Q 2013, diikuti Beltway Office Tower 3 pada 3Q 2013. Setelah itu, dua gedung perkantoran di sisi selatan, seperti Talavera Suite dan The CEO, menambah 22.195 meter persegi pasokan baru pada akhir tahun.

Menurut data Colliers International Indonesia, sepanjang tahun lalu, kawasan Simatupang memasok perkantoran seluas total 68.976 meter persegi sehingga pasokan kumulatif menjadi  497.806 meter persegi, atau 22 persen dari total pasokan di luar area CBD.
Bagaimana dengan tahun ini? Proyeksi pertumbuhan ruang kantor baru tahun ini sebanyak 263.415 meter persegi, jauh
melebihi pasokan tahun pada kurun 1990 ketika pengembang baru melirik kawasan ini, yakni hanya 100.000 meter persegi.

CEO Leads Property Indonesia, Hendra Hartono, punya pendapat menarik. Menurutnya, setelah perkantoran yang
terus bertambah hingga beberapa tahun ke depan, jalur Simatupang dan kawasan sekitarnya akan dipenuhi oleh apartemen dan perhotelan.

"Simatupang adalah distrik bisnis yang melahirkan gelombang kebutuhan baru seperti apartemen dan kemudian hotel. Tak mengherankan jika setelah euforia
perkantoran, tren yang bakal mencuat tahun ini dan masa depan adalah apartemen dan perhotelan," ujar Hendra,
Rabu (26/2/2014).

Banyaknya gedung-gedung perkantoran yang beroperasi nanti membuat peluang bisnis apartemen dan serviced residence di kawasan ini menjadi menarik dan sangat menjanjikan. Harga jual properti di sini terus mengalami lonjakan signifikan sekitar 20-30 persen per tahun.

Salah satu pengembang yang sudah merealisasikan pembangunan apartemen dan apartemen servis adalah Bahama Group.

Mereka menginvestasikan dana senilai Rp 380 miliar guna membangun Pejaten Park Residence  & The Alana Pejaten.
Apartemen ini ditawarkan kepada publik dengan harga perdana Rp 22 juta/m2 dengan varian tipikal unit mulai dari
39 m2–125 m2. Pembangunan Pejaten Park Residence & The Alana Pejaten dijadwalkan selesai dan beroperasi pada
awal 2016 mendatang.

Mereka mengembangkan Pejaten Park Residence & The Alana Pejaten sebagai hunian yang mengakomodasi
kebutuhan para profesional kantoran dengan level manajer.
Mereka bekerja di perusahaan- perusahaan multinasional dan memiliki home ownership program.

Selain Bahama, PT Grage Trimitra Usaha juga menggarap wilayah ini. Mereka tengah mengerjakan pembangunan apartemen The Izzara.
Menyusul kemudian One Otium yang
dikembangkan PT Radinka. Apartemen ini menyasar kalangan atas karena menawarkan unit-unit dengan harga terendah Rp 5 miliar.

Sementara untuk properti perhotelan, telah berdiri Mercure Jakarta Hotel Simatupang dan tengah dikerjakan Aston Priority Simatupang. Jumlah hotel ini kelak bertambah, saat PT Sumber Mesin Raya memulai konstruksi hotel setelah
pembangunan perkantoran Tower 1, 2, dan 3 rampung di area proyek multifungsi The Manhattan Square.

sumber: Kompas.com Mei 2014
Penulis: Hilda B Alexander

Comments

Popular posts from this blog

Amarillo Village dari Paramount Land dengan konsep Custom homes

Paramount Land kembali menggagas proyek baru dengan konsep compact dan custom homes di Amarillo Village, Gading Serpong. Ini adalah proyek rumah dengan desain yang dapat dipilih sesuai selera dan kebutuhan pribadi konsumennya. Direktur Paramount Land, Aryo Tri Ananto, menjelaskan Amarillo Village merupakan hunian yang membebaskan konsumen untuk merancang sendiri rumah sesuai keinginan dan kebutuhannya. Pihaknya menawarkan bermacam pilihan rancangan rumah dan desainnya. "Nanti didesain dengan tata letak ruang yang efisien dan lingkungan yang sehat," ujar Aryo, Kamis (30/7/2015). Proyek hunian tersebut menawarkan tiga alternatif desain yaitu france, modern, dan classic. Tiga desain tersebut termasuk tiga paket spesifikasi finishing, yaitu bare, standard dan deluxe yang disesuaikan dengan kebutuhan dan keinginan konsumen. Dengan tipe terdiri dari L5 (lebar 5m) dan L4 (lebar 4m), Paramount menawarkan harga hunian tersebut mulai Rp 600 jutaan sampai Rp 700 jutaan per unit. ...

Tips: Bagaimana cara agar KPR kita bisa disetujui Bank?

Suatu hari Ibu Niken gusar karena sudah 3 kali mengajukan kredit ke Bank untuk membeli rumahnya hasilnya selalu gagal. Padahal ibu usia 27 tahun ini memiliki suami dengan usaha toko  kelontong dengan pelanggan yang lumayan banyak. Beberapa waktu kemudian, tetangganya yang sudah berhasil mendapat KPR nya bertanya pada mereka : apakah ibu dan suami sudah membuat laporan keuangan tertulis dengan rapi  dan menyimpan uang hasil transaksi nya di Bank? Dengan rasa terkejut ibu Niken, berkilah bahwa mereka hampir tidak pernah menyimpan uang di Bank hasil penjualan atau modal, karena biasanya untuk ke Bank misalnya menyetor harus lama mengantri sementara waktu mereka sudah habis untuk melayani pelanggan dan mengurus anak-anak. Bagi Anda pemula dalam pengajuan KPR di Bank terutama pengusaha, perlu memiliki kebiasaan menabung dan transaksi di Bank, sehingga Bank akan mudah melihat perputaran uang Anda selama usaha berlangsung, selain pinjaman bisa diagunkan seperti rumah, namun...

Maya Persada Residence hunian di Jakarta Timur

Dijual rumah tipe cluster di jl. Lampiri Jaktim Keunggulan : Dari Lanud Halim: 12 menit Dari Cawang : 15 menit Dari pintu tol cikunir : 9 menit Dari pintu tol jatibening: 5 menit Spesifikasi bangunan: Carport: floor beton lapis keramik, Lantai dalam: keramik, Dinding: interior Batubata diplester dicat Hubungi : 081908222771 Rudi