Skip to main content

Ini Sektor Bisnis yang Bakal Berkembang di JL.TB Simatupang!

Setelah perkantoran, bisnis lain yang bakal cemerlang di masa mendatang di koridor TB Simatupang, Jakarta Selatan, adalah apartemen, dan perhotelan. Hal tersebut terindikasi oleh banyaknya jumlah karyawan berbagai level menghuni ruang-ruang perkantoran di sepanjang koridor ini.

Berdasarkan catatan Colliers International Indonesia, hingga 2017 mendatang akan lebih banyak lagi angkatan kerja yang mendiami gedung kantor baru di kawasan itu.

Pasalnya, pasokan ruang kantor baru yang akan masuk pasar dalam tiga tahun ke depan akan seluas 236.128 meter persegi. Dari luas gedung tersebut, 60 persennya sudah mendapat konfirmasi dari penyewa gedung yang notabene memiliki karyawan dalam jumlah tertentu.

Berdasarkan analisa Colliers, jika rasio penghuni terhadap luas ruang atau satu karyawan membutuhkan ruang seluas 10 meter persegi, maka akan terdapat 23.612 karyawan baru bekerja di sini. Belum lagi perkantoran eksisting yang
mencapai luas bangunan sekitar  2 juta meter persegi, maka total penghuni perkantoran di koridor Simatupang sebanyak 223.612 karyawan.

"Ini pasar yang sangat besar untuk pengembang membangun apartemen dan perhotelan. Terlebih saat ini, apartemen di Simatupang yang sedang dikembangkan baru ada dua yakni Izzara dan TBS Residence, jumlah yang sama juga terjadi pada sektor perhotelan," ujar Associate Director Colliers International Indonesia, Ferry Salanto, kepada Kompas.com, di Jakarta, Rabu (21/5/2014).

Sementara itu, apartemen eksisting hanya sebanyak 4.000 unit strata dan sewa. Harga sewa saat ini dibanderol sekitar 14,1 dollar AS, dan harga jual dipatok Rp 11 juta per meter persegi.

Sebaliknya, untuk apartemen strata baru seperti tersebut di atas, yakni TBS Residence dan Izzara Apartment menembus level Rp 30 juta per meter persegi.

Selain apartemen dan hotel, lanjut Ferry, bisnis lain yang punya kans besar untuk berkembang adalah  ritel.
Ruang ritel yang ada yakni Cilandak Town Square sudah terlalu padat dengan tingkat okupansi 100 persen dan harga sewa mencapai Rp 150.000-Rp 300.000 per meter persegi.

Kinerja kinclong lainnya juga diperlihatkan Bintaro Xchange. Berada di mulut tol Jakarta Outer Ring Road, pusat belanja yang dikembangkan PT Jaya Real Property Tbk., itu sudah terserap 27.000 meter persegi dari total 45.000 meter persegi area sewa.

sumber: kompas.com
Penulis: Hilda B Alexander

Comments

Popular posts from this blog

Amarillo Village dari Paramount Land dengan konsep Custom homes

Paramount Land kembali menggagas proyek baru dengan konsep compact dan custom homes di Amarillo Village, Gading Serpong. Ini adalah proyek rumah dengan desain yang dapat dipilih sesuai selera dan kebutuhan pribadi konsumennya. Direktur Paramount Land, Aryo Tri Ananto, menjelaskan Amarillo Village merupakan hunian yang membebaskan konsumen untuk merancang sendiri rumah sesuai keinginan dan kebutuhannya. Pihaknya menawarkan bermacam pilihan rancangan rumah dan desainnya. "Nanti didesain dengan tata letak ruang yang efisien dan lingkungan yang sehat," ujar Aryo, Kamis (30/7/2015). Proyek hunian tersebut menawarkan tiga alternatif desain yaitu france, modern, dan classic. Tiga desain tersebut termasuk tiga paket spesifikasi finishing, yaitu bare, standard dan deluxe yang disesuaikan dengan kebutuhan dan keinginan konsumen. Dengan tipe terdiri dari L5 (lebar 5m) dan L4 (lebar 4m), Paramount menawarkan harga hunian tersebut mulai Rp 600 jutaan sampai Rp 700 jutaan per unit. ...

Angka Kelahiran tinggi, Mau dimana lagi kita tinggal ?

S ebagai warga negara Indonesia, yang hidup dan  berdomisili di Jakarta. Kita harus ikut prihatin bagaimana nanti masyarakat umum mau tinggal dengan layak? Baru-baru ini warga Pinangsia melakukan demo kepada Ahok Gubernur DKI karena terkena penggusuran rumah mereka di tepi bantaran kali. Karena penduduk tersebut telah menempati lahan luas di atas tanah negara. Dengan alasan lokasi dekat dengan tempat usaha, bekerja atau jarak sekolah anak lebih dekat , warga pun melakukan protes kepada Ahok akan penggusuran ini. Kita bisa melihat ke masa lalu, latar belakang ekonomi telah membuat masyarakat berbondong-bondong menuju ke kota sebagai tempat harapan mencari nafkah yang lebih baik. Namun kedatangan mereka tidak dibarengi dengan kualitas hidup yang layak, bersih dan sehat. Bahkan di kawasan kumuh dan sempit itu, angka kelahiran semakin tinggi. Kita terkadang melihat bahwa dalam 1 rumah terdiri dari 1-3 Kepala Keluarga, udara yang lembab, bau, dan air bersih semakin langka, ...

Tips: Bagaimana cara agar KPR kita bisa disetujui Bank?

Suatu hari Ibu Niken gusar karena sudah 3 kali mengajukan kredit ke Bank untuk membeli rumahnya hasilnya selalu gagal. Padahal ibu usia 27 tahun ini memiliki suami dengan usaha toko  kelontong dengan pelanggan yang lumayan banyak. Beberapa waktu kemudian, tetangganya yang sudah berhasil mendapat KPR nya bertanya pada mereka : apakah ibu dan suami sudah membuat laporan keuangan tertulis dengan rapi  dan menyimpan uang hasil transaksi nya di Bank? Dengan rasa terkejut ibu Niken, berkilah bahwa mereka hampir tidak pernah menyimpan uang di Bank hasil penjualan atau modal, karena biasanya untuk ke Bank misalnya menyetor harus lama mengantri sementara waktu mereka sudah habis untuk melayani pelanggan dan mengurus anak-anak. Bagi Anda pemula dalam pengajuan KPR di Bank terutama pengusaha, perlu memiliki kebiasaan menabung dan transaksi di Bank, sehingga Bank akan mudah melihat perputaran uang Anda selama usaha berlangsung, selain pinjaman bisa diagunkan seperti rumah, namun...