Skip to main content

Tanggal 9 Januari, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Daerah Khusus Jakarta akan mengunjungi rumah Pramono Anung dalam rangka penetapan gubernur

Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPU DKI) Jakarta, Wahyu Dinata, dan jajarannya akann mengunjungi kediaman Gubernur Jakarta terpilih, Pramono Anung.

Dalam rangka mengantarkan undangan resmi untuk penetapan gubernur dan wakil gubernur Jakarta pada Kamis, 9 Januari mendatang.

Di kediaman Pramono di Cipete, Jakarta Selatan, pada Minggu (5/1/2025), Wahyu menyatakan bahwa kunjungan langsung ini bertujuan untuk menjelaskan bahwa KPU DKI belum dapat mengonfirmasi tanggal pasti penetapan.

 


Proses serupa juga dilakukan kepada calon peserta Pilkada lainnya. Wahyu melanjutkan bahwa KPU DKI juga akan menyampaikan undangan kepada pasangan calon Ridwan Kamil-Suswono dan Dharma Pongrekun-Kun Wardana, peserta dalam Pilkada Jakarta. Ia menyebutkan bahwa kepastian tanggal penetapan menunggu surat keputusan dari KPU RI.

 

Lebih lanjut, Wahyu menyampaikan rencana untuk mengantarkan undangan kepada Penjabat (Pj) Gubernur, Pangdam Jaya, dan Kapolda Metro Jaya. Tujuan utama dari kunjungan ini, menurut Wahyu, adalah untuk menjelaskan alasan di balik belum adanya kepastian tanggal penetapan, sembari memastikan bahwa informasi akan segera disampaikan kepada publik setelah tanggalnya ditetapkan.

 


Terakhir, Wahyu menjelaskan bahwa setelah penetapan pasangan calon terpilih pada hari Kamis, KPU DKI akan menyerahkan hasilnya kepada DPRD Provinsi DKI Jakarta untuk proses pengusulan pengesahan, yang selanjutnya akan dilanjutkan dengan pelantikan oleh pemerintah pusat.

Comments

Popular posts from this blog

Amarillo Village dari Paramount Land dengan konsep Custom homes

Paramount Land kembali menggagas proyek baru dengan konsep compact dan custom homes di Amarillo Village, Gading Serpong. Ini adalah proyek rumah dengan desain yang dapat dipilih sesuai selera dan kebutuhan pribadi konsumennya. Direktur Paramount Land, Aryo Tri Ananto, menjelaskan Amarillo Village merupakan hunian yang membebaskan konsumen untuk merancang sendiri rumah sesuai keinginan dan kebutuhannya. Pihaknya menawarkan bermacam pilihan rancangan rumah dan desainnya. "Nanti didesain dengan tata letak ruang yang efisien dan lingkungan yang sehat," ujar Aryo, Kamis (30/7/2015). Proyek hunian tersebut menawarkan tiga alternatif desain yaitu france, modern, dan classic. Tiga desain tersebut termasuk tiga paket spesifikasi finishing, yaitu bare, standard dan deluxe yang disesuaikan dengan kebutuhan dan keinginan konsumen. Dengan tipe terdiri dari L5 (lebar 5m) dan L4 (lebar 4m), Paramount menawarkan harga hunian tersebut mulai Rp 600 jutaan sampai Rp 700 jutaan per unit. ...

Angka Kelahiran tinggi, Mau dimana lagi kita tinggal ?

S ebagai warga negara Indonesia, yang hidup dan  berdomisili di Jakarta. Kita harus ikut prihatin bagaimana nanti masyarakat umum mau tinggal dengan layak? Baru-baru ini warga Pinangsia melakukan demo kepada Ahok Gubernur DKI karena terkena penggusuran rumah mereka di tepi bantaran kali. Karena penduduk tersebut telah menempati lahan luas di atas tanah negara. Dengan alasan lokasi dekat dengan tempat usaha, bekerja atau jarak sekolah anak lebih dekat , warga pun melakukan protes kepada Ahok akan penggusuran ini. Kita bisa melihat ke masa lalu, latar belakang ekonomi telah membuat masyarakat berbondong-bondong menuju ke kota sebagai tempat harapan mencari nafkah yang lebih baik. Namun kedatangan mereka tidak dibarengi dengan kualitas hidup yang layak, bersih dan sehat. Bahkan di kawasan kumuh dan sempit itu, angka kelahiran semakin tinggi. Kita terkadang melihat bahwa dalam 1 rumah terdiri dari 1-3 Kepala Keluarga, udara yang lembab, bau, dan air bersih semakin langka, ...

Tips: Bagaimana cara agar KPR kita bisa disetujui Bank?

Suatu hari Ibu Niken gusar karena sudah 3 kali mengajukan kredit ke Bank untuk membeli rumahnya hasilnya selalu gagal. Padahal ibu usia 27 tahun ini memiliki suami dengan usaha toko  kelontong dengan pelanggan yang lumayan banyak. Beberapa waktu kemudian, tetangganya yang sudah berhasil mendapat KPR nya bertanya pada mereka : apakah ibu dan suami sudah membuat laporan keuangan tertulis dengan rapi  dan menyimpan uang hasil transaksi nya di Bank? Dengan rasa terkejut ibu Niken, berkilah bahwa mereka hampir tidak pernah menyimpan uang di Bank hasil penjualan atau modal, karena biasanya untuk ke Bank misalnya menyetor harus lama mengantri sementara waktu mereka sudah habis untuk melayani pelanggan dan mengurus anak-anak. Bagi Anda pemula dalam pengajuan KPR di Bank terutama pengusaha, perlu memiliki kebiasaan menabung dan transaksi di Bank, sehingga Bank akan mudah melihat perputaran uang Anda selama usaha berlangsung, selain pinjaman bisa diagunkan seperti rumah, namun...