Skip to main content

Perlu kah tata letak Rumah kita mengacu pada Feng Shui?

Di zaman internet seperti sekarang, apakah kita masih perlu mempercayai adanya Feng Shui dalam menata letak rumah kita?

Apakah Feng Shui itu?

Feng Shui adalah Praktik, yang berasal dari China / Tiongkok kuno, membuat CHI (daya hidup suatu ruangan) selaras atau harmoni dengan penghuni rumah, sehingga dapat menimbulkan kebahagiaan, ketenangan, kemakmuran dan vitalitas yang kuat.

Feng Shui bukanlah ilmu ramal, atau hitam/putih yang mengarah kepada sesajen atau penyembahan sesuatu, tapi Feng Shui merupakan catatan-catatan dan pengalaman yang direkam/diingat baik lisan maupun tulisan secara turun temurun sehingga menjadi acuan bagi kita dan generasi selanjutnya.

Apa yang kita dapat dari Ilmu Feng Shui?

Seperti halnya udara segar, air yang bersih dan makanan alami yang sehat selalu masuk dan kita rasakan sehari-hari, tentu membuat daya hidup (chi) kita lebih bergairah, tidak mudah sakit-sakitan.

Namun bila aliran daya hidup (chi) di rumah kita terhambat/terhalang atau lemah, Kita akan merasa cepat lelah, kecil hati, tidak konsentrasi dalam bekerja, sering bertengkar antar anggota keluarga, akhirnya tinggal di rumah bukan menjadi nyaman tapi perasaan tersiksa.

Tetapi disisi lain jika daya hidup (chi) mengalir terlalu kuat, akan berdampak buruk juga, seperti kita sulit mengendalikan emosi, atau terlalu cemas akan segala sesuatu, akibatnya kehidupan keluarga, ekonomi dan pertemanan kita bisa terganggu.

Sebenarnya Tujuan Feng Shui bukan lah membuat suatu ajaran atau doktrin , tapi untuk menganalisis tata letak dan dekorasi rumah, menilai masalah, dan memberikan jalan keluar yang tepat.

Misalnya Apakah bentuk, warna, tekstur, penerangan, suara, pajangan, penataan perabot sudah sesuai dengan energi yang ada dalam rumah kita?

Jika belum, Feng Shui lah akan memberikan acuan agar masalah ruang di rumah kita menjadi selaras/harmoni.
Asumsi kunci Feng Shui ialah bahwa bagian-bagian tertentu rumah kita, memiliki pengaruh besar pada kehidupan sehari-hari kita.

Jika bagian rumah yang memperanguhi kondisi keuangan, stagnan, atau cepat hilang, Kita akan sulit mendapatkan rezeki.

Problem Feng Shui yang lain yang dapat mempengaruhi seretnya keuangan kita adalah Sha Chi (energi negatif), misalnya "panah rahasia" yang mengarah pada meja kita.
Feng Shui yang buruk dapat menimbulkan perselisihan atau kesalahan komunikasi, mempengaruhi reputasi di kantor kita bahkan menghambat perkembangan pribadi kita.

Comments

Popular posts from this blog

Amarillo Village dari Paramount Land dengan konsep Custom homes

Paramount Land kembali menggagas proyek baru dengan konsep compact dan custom homes di Amarillo Village, Gading Serpong. Ini adalah proyek rumah dengan desain yang dapat dipilih sesuai selera dan kebutuhan pribadi konsumennya. Direktur Paramount Land, Aryo Tri Ananto, menjelaskan Amarillo Village merupakan hunian yang membebaskan konsumen untuk merancang sendiri rumah sesuai keinginan dan kebutuhannya. Pihaknya menawarkan bermacam pilihan rancangan rumah dan desainnya. "Nanti didesain dengan tata letak ruang yang efisien dan lingkungan yang sehat," ujar Aryo, Kamis (30/7/2015). Proyek hunian tersebut menawarkan tiga alternatif desain yaitu france, modern, dan classic. Tiga desain tersebut termasuk tiga paket spesifikasi finishing, yaitu bare, standard dan deluxe yang disesuaikan dengan kebutuhan dan keinginan konsumen. Dengan tipe terdiri dari L5 (lebar 5m) dan L4 (lebar 4m), Paramount menawarkan harga hunian tersebut mulai Rp 600 jutaan sampai Rp 700 jutaan per unit. ...

Angka Kelahiran tinggi, Mau dimana lagi kita tinggal ?

S ebagai warga negara Indonesia, yang hidup dan  berdomisili di Jakarta. Kita harus ikut prihatin bagaimana nanti masyarakat umum mau tinggal dengan layak? Baru-baru ini warga Pinangsia melakukan demo kepada Ahok Gubernur DKI karena terkena penggusuran rumah mereka di tepi bantaran kali. Karena penduduk tersebut telah menempati lahan luas di atas tanah negara. Dengan alasan lokasi dekat dengan tempat usaha, bekerja atau jarak sekolah anak lebih dekat , warga pun melakukan protes kepada Ahok akan penggusuran ini. Kita bisa melihat ke masa lalu, latar belakang ekonomi telah membuat masyarakat berbondong-bondong menuju ke kota sebagai tempat harapan mencari nafkah yang lebih baik. Namun kedatangan mereka tidak dibarengi dengan kualitas hidup yang layak, bersih dan sehat. Bahkan di kawasan kumuh dan sempit itu, angka kelahiran semakin tinggi. Kita terkadang melihat bahwa dalam 1 rumah terdiri dari 1-3 Kepala Keluarga, udara yang lembab, bau, dan air bersih semakin langka, ...

Tips: Bagaimana cara agar KPR kita bisa disetujui Bank?

Suatu hari Ibu Niken gusar karena sudah 3 kali mengajukan kredit ke Bank untuk membeli rumahnya hasilnya selalu gagal. Padahal ibu usia 27 tahun ini memiliki suami dengan usaha toko  kelontong dengan pelanggan yang lumayan banyak. Beberapa waktu kemudian, tetangganya yang sudah berhasil mendapat KPR nya bertanya pada mereka : apakah ibu dan suami sudah membuat laporan keuangan tertulis dengan rapi  dan menyimpan uang hasil transaksi nya di Bank? Dengan rasa terkejut ibu Niken, berkilah bahwa mereka hampir tidak pernah menyimpan uang di Bank hasil penjualan atau modal, karena biasanya untuk ke Bank misalnya menyetor harus lama mengantri sementara waktu mereka sudah habis untuk melayani pelanggan dan mengurus anak-anak. Bagi Anda pemula dalam pengajuan KPR di Bank terutama pengusaha, perlu memiliki kebiasaan menabung dan transaksi di Bank, sehingga Bank akan mudah melihat perputaran uang Anda selama usaha berlangsung, selain pinjaman bisa diagunkan seperti rumah, namun...